Moment
Kami bersyukur, dipertemukan Allah diwaktu terbaik, Kini kami menanti hari istimewa kami.
Story
Kami pernah berada di kampus yang sama, berjalan melewati hari-hari tanpa pernah membayangkan bahwa takdir sedang menyiapkan sesuatu.
Saat itu, kami hanya saling mengenal sebatas nama dan wajah—bahkan sempat saling menyimpan rasa tidak suka, karena apa yang kami lihat satu sama lain terasa begitu bertolak belakang.
Namun waktu punya caranya sendiri.
Di tengah masa sulit, ketika hati sedang mencoba bangkit dari luka, tiba-tiba sebuah pesan muncul.
Sederhana, tak terduga, tapi justru menjadi awal dari semuanya.
Yang lucunya, ia bahkan tidak sadar bahwa pesan itu ditujukan kepada seseorang yang dulu tidak pernah ia bayangkan akan dekat dengannya.
Dari percakapan yang sederhana, tumbuh percakapan yang membuat waktu terasa singkat.
Dari pertemuan pertama, hati yang lelah tiba-tiba menemukan tempat untuk beristirahat.
Dan tanpa kami sadari, hubungan yang hangat itu perlahan menjadi hal yang tak bisa kami lepaskan.
Perjalanan kami tidak sepenuhnya mulus.
Ada restu yang sempat tertahan, ada langkah yang sempat ragu.
Namun kegigihan dan ketulusannya membuat semuanya berubah—hingga pintu yang tertutup perlahan terbuka dengan senyuman.
Kini, kami berdiri di titik terindah dari perjalanan itu.
Siap melangkah bersama, membangun masa depan, dan menuliskan kisah baru dalam ikatan suci yang dipenuhi cinta, tawa, dan doa.



